Mesin Latihan Pilot Roket & Surat Yang Mengesankan Untuk Gian
Sinopsis Cerita:
Mesin Latihan Pilot Roket

Setelah membaca sebuah cerita petualangan berlatar luar angkasa, Nobita menjadi sangat ingin pergi ke angkasa dan menjelajah alam semesta. Namun, Doraemon langsung menolak keras karena menganggap perjalanan luar angkasa terlalu berbahaya.
Melihat Nobita yang kecewa dan merajuk, Doraemon akhirnya mengeluarkan alat ajaib bernama Mesin Latihan Mengemudikan Roket. Alat ini terdiri dari kursi pilot, panel kendali, monitor, dan sebuah pesawat luar angkasa kecil berbentuk piring terbang. Saat pilot mengendalikan pesawat mini tersebut, monitor akan menampilkan pemandangan dari kamera pesawat sehingga pemakainya bisa merasakan sensasi menjelajahi luar angkasa tanpa benar-benar meninggalkan Bumi.
Nobita segera mencobanya dan sangat gembira ketika pesawat kecil itu mulai melayang. Pemandangan di monitor pun berubah menjadi seolah-olah ia sedang terbang di antara planet-planet dan bintang-bintang. Namun karena terlalu bersemangat, Nobita melakukan kesalahan saat mengemudi. Piring terbang itu menabrak jendela rumah hingga pecah dan meluncur keluar.
Meski begitu, petualangan mereka justru menjadi semakin seru. Melalui monitor, mereka melihat berbagai pemandangan aneh seperti pegunungan, danau, hingga makhluk raksasa yang tampak seperti monster luar angkasa. Nobita dan Doraemon pun semakin terbawa suasana dan merasa benar-benar sedang melakukan ekspedisi antariksa.
Namun di tengah keseruan itu, layar monitor tiba-tiba menjadi gelap gulita. Apa yang sebenarnya terjadi pada pesawat kecil tersebut? Dan apakah Γ’β¬Εmonster luar angkasaΓ’β¬Β yang mereka lihat benar-benar makhluk dari planet lain, atau hanya sesuatu yang jauh lebih dekat dari yang mereka bayangkan?
Surat Yang Mengesankan Untuk Gian

Di lapangan kosong, Suneo dengan bangga memamerkan sebuah panel bertanda tangan idol favoritnya, Tsubasa Ito. Ia menjelaskan bahwa hadiah itu diperolehnya setelah memenangkan lomba menulis surat untuk sang idol. Tidak hanya itu, Suneo juga membanggakan dirinya yang kini menjadi salah satu pengurus klub penggemar resmi Tsubasa.
Namun, di tengah kesombongan Suneo, Giant terlihat semakin murung dan kesal. Tanpa mengatakan apa pun, ia tiba-tiba marah lalu pergi meninggalkan teman-temannya. Nobita sama sekali tidak mengerti alasan kemarahan Giant.
Mendengar cerita tersebut, Doraemon segera memahami situasinya. Menurutnya, Giant sebenarnya sedang cemburu. Karena selalu menganggap dirinya seorang penyanyi berbakat, Giant melihat Tsubasa Ito sebagai rival. Lebih parah lagi, ia juga yakin bahwa Nobita dan teman-temannya adalah para penggemarnya sendiri.
Karena khawatir Giant akan membuat masalah, Nobita dan Doraemon pergi ke rumahnya. Di sana, Giant mengumumkan ide barunya: ia ingin mendirikan klub penggemar resmi untuk dirinya sendiri. Ia bahkan berencana menerbitkan buletin khusus anggota dan mengadakan pengumpulan surat dari para penggemar.
Semakin bersemangat, Giant kemudian mendapat ide yang lebih besar. Ia memutuskan untuk mengadakan kontes surat penggemar, dan pemenangnya akan menerima panel bertanda tangannya, persis seperti hadiah yang diterima Suneo dari idol favoritnya.
Namun, apakah benar ada cukup banyak orang yang mau menjadi penggemar Giant? Dan sampai sejauh mana Giant akan berusaha membuktikan bahwa dirinya tidak kalah populer dari Tsubasa Ito?







π¬ Komentar Penggemar
Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi.
Masuk AkunBelum ada komentar. Jadilah yang pertama!