Taksi Kain Pembungkus & Perlengkapan Sketsa di Mana dan Kapan Saja
Sinopsis Cerita:
Taksi Kain Pembungkus

Nobita mendapat kabar gembira dari teman sekelasnya, Motoyama, yang berjanji akan meminjamkan banyak buku manga kepadanya. Bahkan, di antara manga-manga tersebut ada beberapa judul favorit Doraemon. Mendengar hal itu, Doraemon ikut bersemangat dan menyuruh Nobita segera pergi mengambilnya.
Namun anehnya, Nobita sama sekali tidak menunjukkan niat untuk berangkat. Saat ditanya alasannya, ia mengaku malas karena rumah Motoyama cukup jauh. Baginya, perjalanan ke sana terlalu melelahkan.
Doraemon pun dibuat heran sekaligus kesal dengan kemalasan Nobita. Tetapi karena ia juga ingin membaca manga-manga tersebut, Doraemon akhirnya mengeluarkan sebuah alat ajaib bernama Taksi Furoshiki. Alat itu berbentuk seperti kain pembungkus tradisional Jepang. Ketika seseorang berdiri di atasnya, kain tersebut akan otomatis membungkus orang itu seperti sebuah paket.
Keunikan alat ini adalah siapa pun yang melihat bungkusan tersebut akan secara otomatis merasa harus menjadi Γ’β¬ΕpengantarΓ’β¬Β dan membawanya ke tujuan yang telah ditentukan. Dengan kata lain, orang yang dibungkus tidak perlu berjalan sendiri karena akan selalu ada orang lain yang mengantarkannya.
Nobita pun segera mencoba Taksi Furoshiki di depan rumahnya. Setelah terbungkus rapi, ia menunggu dengan penuh harapan agar seseorang lewat dan membawanya ke rumah Motoyama. Tak lama kemudian, Shizuka kebetulan melintas di depan rumahnya.
Akankah Shizuka menjadi Γ’β¬ΕpengantarΓ’β¬Β pertama Nobita? Dan apakah perjalanan yang tampaknya mudah ini benar-benar akan berjalan lancar, atau justru menimbulkan serangkaian kejadian lucu dan tak terduga karena Nobita terlalu mengandalkan alat ajaib...?
Perlengkapan Sketsa di Mana dan Kapan Saja

Suatu hari, Nobita mendapat tugas menggambar pemandangan dari sekolah. Seperti biasa, ia berharap bisa mengandalkan alat ajaib Doraemon. Namun kali ini Doraemon dengan tegas mengatakan bahwa tidak ada alat yang bisa menggantikan usaha dalam menggambar, sehingga Nobita terpaksa membawa buku sketsanya keluar rumah.
Meski sudah berkeliling, Nobita tidak menemukan objek yang ingin digambarnya. Ia kemudian mendapat ide untuk menjadikan Shizuka sebagai model dan pergi ke rumahnya. Namun sesampainya di sana, ia mendapati Dekisugi sudah lebih dulu datang dengan membawa buku sketsa. Tak lama kemudian, Giant dan Suneo juga muncul. Akhirnya mereka semua pergi ke taman dan menggambar Shizuka bersama-sama.
Ketika hasil gambar masing-masing selesai, teman-temannya saling memperlihatkan karya mereka. Hanya Nobita yang menolak menunjukkan gambarnya karena tidak percaya diri dengan hasil yang ia buat. Ia pun beralasan akan menyelesaikannya di rumah sebelum memperlihatkannya kepada siapa pun.
Setibanya di rumah, Nobita melihat ayahnya dan pamannya sedang menggambar peta lingkungan tempat mereka tinggal saat masih kecil. Namun karena ingatan keduanya berbeda, mereka mulai berdebat tentang letak jalan dan bangunan pada masa itu.
Melihat pertengkaran tersebut, Doraemon mengeluarkan alat ajaib bernama Perlengkapan Sketsa Kapan Saja dan Di Mana Saja. Alat ini mampu menggambar suatu tempat dengan sangat akurat, bahkan dari masa dan lokasi yang berbeda. Dengan bantuan alat tersebut, berbagai tempat dari masa lalu maupun masa kini dapat divisualisasikan secara tepat.
Melihat kemampuan luar biasa alat itu, Nobita langsung tergoda untuk menggunakannya demi menyelesaikan tugas menggambarnya dengan mudah. Namun, apakah memanfaatkan alat ajaib untuk mengerjakan tugas sekolah benar-benar ide yang baik? Dan kejadian tak terduga apa yang akan muncul ketika Nobita mulai menggunakan Perlengkapan Sketsa Kapan Saja dan Di Mana Saja untuk kepentingannya sendiri...?







π¬ Komentar Penggemar
Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi.
Masuk AkunBelum ada komentar. Jadilah yang pertama!