Mengejar Ibu & Keranjang Sampah Empat Dimensi
Sinopsis Cerita:
Mengejar Ibu

Pada Hari Ibu, Nobita bertanya kepada ibunya apakah ada sesuatu yang ingin dimiliki atau dilakukan. Sang ibu menjawab bahwa ia ingin kembali menjadi anak-anak agar bisa bermain sepuasnya seperti dulu. Mendengar keinginan itu, Doraemon mengeluarkan alat ajaib bernama Tokkaebar, yang dapat menukar tubuh dua orang.
Dalam sekejap, tubuh Nobita dan ibunya pun tertukar. Dengan penuh percaya diri, Nobita yang kini berada dalam tubuh ibunya mengatakan bahwa semua pekerjaan rumah akan ia urus, sementara ibunya dipersilakan menikmati hari sebagai anak-anak. Tak lama kemudian, ibu Nobita yang kini berwujud Nobita diajak Shizuka dan teman-teman bermain. Setelah 25 tahun kembali menjadi murid sekolah dasar, ia menikmati permainan bola voli dan bahkan ikut dalam pertandingan bisbol. Namun, pada saat-saat penting dalam pertandingan, giliran dirinya untuk beraksi!
Sementara itu, Nobita yang berada dalam tubuh ibunya berusaha mengerjakan berbagai pekerjaan rumah seperti membersihkan rumah dan mencuci pakaian. Sayangnya, semua pekerjaannya berakhir dengan kegagalan dan membuatnya kelelahan. Masalah semakin rumit ketika seekor kucing bernama Kuro masuk melalui jendela dan tanpa sengaja bertukar tubuh dengan Nobita yang masih berada dalam tubuh ibunya.
Akibatnya, Nobita berubah menjadi seekor kucing, sedangkan Kuro justru berada dalam tubuh ibu Nobita! Lebih parah lagi, Kuro yang kini berwujud manusia langsung berlari keluar rumah. Nobita dan yang lainnya pun harus berpacu dengan waktu untuk menemukan Kuro sebelum kekacauan yang lebih besar terjadi. Namun, mampukah mereka mengembalikan semuanya seperti semula...?
Keranjang Sampah Empat Dimensi

Setelah mendengar dari Dekisugi bahwa bunga azalea di Gunung Takai sedang bermekaran dengan indah, Nobita langsung mengajak Shizuka untuk pergi melihatnya bersama. Namun karena lokasi gunung itu cukup jauh, Nobita berniat meminjam alat ajaib Doraemon untuk mempermudah perjalanan. Sayangnya, Doraemon sedang tidak berada di rumah.
Karena tidak ingin menyerah, Nobita mencoba mencari Kantong Cadangan milik Doraemon secara diam-diam. Namun alih-alih menemukan kantong tersebut, ia justru menemukan sebuah benda yang mirip tempat sampah. Saat memasukkan tangannya ke dalamnya, ia terkejut karena berbagai alat ajaib, termasuk Baling-Baling Bambu, muncul dari dalamnya.
Tidak lama kemudian, Doraemon pulang dan langsung memarahi Nobita. Ternyata benda itu adalah Tempat Sampah Dimensi Empat, tempat khusus untuk membuang alat-alat ajaib yang sudah rusak atau tidak bisa digunakan lagi. Meski sudah diperingatkan, Nobita yang kecewa karena tidak diizinkan meminjam Kantong Cadangan diam-diam membawa tempat sampah tersebut dan pergi ke rumah Shizuka.
Namun, Shizuka menolak ajakannya karena harus menjaga rumah saat keluarganya pergi. Tidak ingin menyerah begitu saja, Nobita mencoba menggunakan salah satu alat yang ditemukan di dalam tempat sampah, yaitu Palu Pengganda Diri, yang konon dapat menciptakan salinan diri penggunanya.
Akan tetapi, karena alat itu berasal dari tempat pembuangan alat-alat rusak, hasilnya tentu tidak bisa dijamin. Mampukah Nobita menggunakan alat tersebut untuk meyakinkan Shizuka, atau justru akan menimbulkan kekacauan yang lebih besar...?







💬 Komentar Penggemar
Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi.
Masuk AkunBelum ada komentar. Jadilah yang pertama!