Menyelamatkan Penguin Kutub Selatan & Kalender Pengganti Hari
Sinopsis Cerita:
Menyelamatkan Penguin Kutub Selatan

Setelah memenangkan tiket masuk arena seluncur es dalam undian, Giant mengajak semua temannya untuk pergi bersama. Namun, Suneo menolak dengan sombong. Ia mengaku baru saja menikmati seluncur es di sebuah danau luas di Kanada, sehingga tidak tertarik bermain di arena seluncur yang menurutnya terlalu kecil. Mendengar perkataan itu, Giant langsung murka.
Untuk mencegah pertengkaran, Doraemon menggunakan alat ajaib bernama Tongkat Tenang-Tenang yang dapat meredakan kemarahan seseorang. Meski begitu, rencana pergi ke arena seluncur akhirnya batal dan membuat Nobita kecewa.
Saat Nobita mengeluh ingin bermain seluncur es di tempat yang benar-benar luas, Dorami yang kebetulan datang berkunjung memberikan ide yang mengejutkan: mengapa tidak pergi ke Antartika saja? Dengan penuh semangat, Nobita, Doraemon, Dorami, Shizuka, Giant, dan Suneo pun menggunakan Pintu ke Mana Saja untuk menuju benua es tersebut.
Setibanya di sana, mereka disambut oleh banyak penguin lucu dan hamparan es yang luas tanpa batas. Semua orang segera menikmati bermain seluncur di atas permukaan es raksasa itu.
Di tengah keseruan tersebut, Suneo meminjam Tongkat Tenang-Tenang dari Doraemon dan mulai menggunakannya untuk mengerjai Giant. Ia sengaja memancing kemarahan Giant berulang kali, lalu langsung menenangkannya dengan alat itu. Sementara itu, Nobita menggunakan alat ajaib Robot Kendali Peniru yang membantunya melakukan gerakan-gerakan seluncur es yang luar biasa, bahkan berhasil melakukan lompatan empat putaran seperti atlet profesional.
Namun, kesenangan mereka mendadak berubah ketika sebuah gunung es raksasa mulai bergerak mendekati lokasi mereka. Apa sebenarnya yang akan terjadi di tengah hamparan es Antartika yang luas itu? Dan mampukah Nobita serta teman-temannya menghadapi bahaya yang datang tanpa diduga...?
Kalender Pengganti Hari

Nobita dijanjikan akan mendapatkan sebuah skateboard sebagai hadiah Natal. Namun ketika melihat Giant dan Suneo asyik bermain skateboard, ia menjadi tidak sabar dan ingin segera memilikinya. Ia pun memohon kepada ayah dan ibunya agar hadiah itu diberikan lebih awal. Sayangnya, mereka tetap bersikeras bahwa Nobita harus menunggu sampai Hari Natal tiba.
Kecewa karena harus menunggu, Nobita mengeluh kepada Doraemon bahwa andai saja Natal bisa datang lebih cepat. Mendengar itu, Doraemon mengeluarkan alat ajaib bernama Kalender Pengubah Tanggal. Dengan alat ini, tanggal di sekitar kalender dapat diubah sesuai keinginan. Jika tanggal pada kalender digeser, area di sekitarnya akan langsung mengalami hari yang sesuai dengan tanggal tersebut.
Nobita segera mengubah tanggal menjadi 25 Desember. Namun akibatnya, berbagai kejadian aneh langsung terjadi. Ayahnya mendadak panik dan berangkat untuk perjalanan dinas yang seharusnya dilakukan pada tanggal tersebut. Sementara itu, ketika ibunya mendengar berita televisi yang menyebutkan bahwa hari itu sebenarnya masih tanggal 23 Desember, ia sampai menelepon stasiun televisi karena mengira ada kesalahan siaran.
Melihat kesempatan itu, Nobita langsung meminta hadiah Natalnya. Namun ibunya mengatakan bahwa hadiah tersebut belum sempat dibeli. Jika ingin menerimanya pada tanggal 25 Desember, ia justru harus menunggu hingga Natal tahun berikutnya! Tidak punya pilihan lain, Nobita mengembalikan tanggal ke 23 Desember.
Setelah ibunya akhirnya membeli hadiah yang dijanjikan, Nobita kembali mengubah tanggal menjadi 25 Desember dengan harapan bisa segera menerima skateboard impiannya. Akan tetapi, mengutak-atik tanggal ternyata tidak sesederhana yang ia bayangkan. Mampukah Nobita menikmati Natal lebih cepat, atau justru perubahan waktu itu akan menimbulkan kekacauan yang tak terduga...?







💬 Komentar Penggemar
Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi.
Masuk AkunBelum ada komentar. Jadilah yang pertama!