Nobita Dalam Cerita Jack dan Pohon Kacang & Lencana Populer dan Pencemburu
Sinopsis Cerita:
Nobita Dalam Cerita Jack dan Pohon Kacang

Setelah sekian lama, Nobita kembali membaca buku cerita "Jack dan Pohon Kacang". Ia pun bergumam, "Andai pohon kacang seperti ini benar-benar ada..." Mendengar itu, Doraemon mengeluarkan alat rahasia bernama "Kacang Jack". Begitu kacang itu ditanam di tanah dan disiram air, tunasnya langsung muncul dan dalam sekejap tumbuh menjulang tinggi hingga ke langit!
Nobita segera memanjat pohon kacang itu, tetapi di tengah jalan ia kehabisan tenaga. Kali ini, sebelum menyiramnya, ia memegang kacang tersebut terlebih dahulu. Saat pohonnya tumbuh dengan cepat, Nobita dan Doraemon ikut terangkat ke atas menuju langit. Di tengah perjalanan mereka mengajak Shizuka dan Giant, lalu bersama-sama sampai di atas awan.
Sesampainya di sana, mereka menggunakan "Gas Pengeras Awan" untuk mengeraskan awan, lalu bersenang-senang membuat manusia salju dari awan, saling lempar bola awan, hingga tidur siang di atas hamparan awan.
Setelah itu, Giant dan Shizuka kembali ke daratan. Sementara Nobita dan Doraemon tetap tinggal dan tertidur di atas awan. Namun, ketika mereka terbangun, awan telah membentang sejauh mata memandang, dan di hadapan mereka terbentang sebuah dunia yang tampak persis seperti negeri dalam buku dongeng...!
Lencana Populer dan Pencemburu

Karena cemburu melihat Shizuka dan Dekisugi yang begitu akrab, Nobita ingin memamerkan kepada Shizuka bahwa dirinya juga populer di kalangan gadis-gadis. Doraemon yang merasa heran akhirnya, setelah terus dibujuk, mengeluarkan alat rahasia bernama "Lencana Pura-Pura Populer".
Pertama, wajah Shizuka direkam ke dalam lencana itu, lalu Nobita memakainya. Saat Nobita berada di dekat Shizuka, lencana tersebut secara otomatis memancarkan gelombang "populer", sehingga gadis-gadis di sekitarnya akan mendekati Nobita.
Nobita pun segera pergi mencari Shizuka. Tak lama kemudian lencana itu bereaksi, dan seorang gadis yang tidak dikenalnya tiba-tiba menghampiri sambil menggandeng tangannya dengan akrab. Namun, Shizuka tidak menyadarinya dan terus berjalan pergi. Seketika ekspresi gadis itu berubah, lalu ia meninggalkan Nobita. Rupanya, karena efeknya hanya sekadar sandiwara, begitu Shizuka menjauh, gelombang "populer" itu juga langsung menghilang.
Nobita terus mengejar Shizuka, tetapi waktunya selalu tidak pas. Alih-alih gadis yang seumuran, yang justru menghampirinya hanyalah anak-anak TK dan nenek-nenek...!?







💬 Komentar Penggemar
Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi.
Masuk AkunBelum ada komentar. Jadilah yang pertama!