Mesin Pengubah Sifat Benda & Boneka Salju Tidak Pernah Lupa
Sinopsis Cerita:
Mesin Pengubah Sifat Benda

Saat sedang bermain bisbol di tanah lapang, bola hasil pukulan Giant memecahkan kaca rumah Pak Kaminari. Nobita yang disuruh mengambil bolanya malah dimarahi habis-habisan. Kesal, Nobita bergumam, "Salah sendiri pasang kaca di situ. Harusnya dipasang pelat besi saja!"
Mendengar ucapan itu, Doraemon mengeluarkan alat rahasia bernama "Mesin Pengubah Material". Alat ini dapat mengubah bahan penyusun suatu benda menjadi material lain.
Doraemon pun segera mengubah kaca jendela rumah Pak Kaminari menjadi besi. Untuk mencobanya, ia melempar sebuah batu besar ke arah jendela. Meski dari luar tetap terlihat seperti kaca, jendela itu sama sekali tidak pecah. Batu tersebut justru memantul kembali sambil menimbulkan bunyi dentuman keras!
Merasa kini aman bermain, Nobita dan teman-temannya kembali bermain bisbol tanpa khawatir memecahkan kaca. Nobita juga mulai memanfaatkan Mesin Pengubah Material untuk berbagai hal, seperti mengubah koran yang digulung menjadi tongkat bisbol logam dan mengubah bola bisbol menjadi bola balon.
Tak lama kemudian, Nobita dan Doraemon tanpa sengaja berpapasan dengan sekelompok perampok yang baru saja keluar dari sebuah bank. Doraemon segera berusaha menggunakan Mesin Pengubah Material untuk menghentikan pelarian para perampok, tetapi...!?
Boneka Salju Tidak Pernah Lupa

Suatu hari setelah salju turun lebat, Nobita dan Doraemon sedang asyik membuat manusia salju. Tiba-tiba Giant dan Suneo menyerang mereka dengan busur panah bola salju hingga keduanya berkali-kali terkena tembakan. Kesal, Doraemon mengeluarkan alat rahasia "Snow Pitcher", sebuah mesin yang otomatis melempar bola salju, lalu membalas serangan mereka. Pertempuran bola salju pun berlangsung sengit, tetapi di tengah jalan Snow Pitcher malah rusak.
Setelah Giant dan Suneo kabur, Nobita berkata ingin membawa manusia salju yang baru dibuatnya pulang. Doraemon pun menanamkan "Benih Robot" ke punggung manusia salju itu agar bisa bergerak sendiri. Seketika manusia salju itu tumbuh tangan dan kaki, lalu melompat-lompat dengan riang.
Dalam perjalanan pulang, manusia salju itu tiba-tiba berhenti di depan rumah Giant. Ia terus mengintip ke dalam halaman melalui pagar. Melihat itu, anjing peliharaan Giant, Muku, menggonggong keras, sementara manusia salju tersebut justru berusaha memanjat pagar untuk masuk.
Meskipun akhirnya berhasil dibawa pulang, manusia salju itu terus membuat berbagai ulah yang aneh. Merasa ada yang tidak beres, Doraemon pun mulai menyelidiki apa sebenarnya penyebab tingkah laku manusia salju tersebut.







💬 Komentar Penggemar
Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi.
Masuk AkunBelum ada komentar. Jadilah yang pertama!